ANDAI AKU MENJADI KETUA KPK


Menjadi seorang ketua KPK tidaklah mudah. Menjadi ketua KPK berarti mengemban amanat seluruh rakyat Indonesia. Mengemban cita-cita rakyat Indonesia untuk mewujudkan Negara yang bersih dari Korupsi. Kapan lagi Negara kita ini terbebas dari penyakit-penyakit korupsi. Tanpa kita sadari apa yang mungkin kita perbuat selama ini adalah sebagian kecil dari perbuatan korupsi. Semisal mencontek ketika ulangan, ‘menembak’ pembuatan SIM, mengangkat atau diangkat bekerja karena ‘dibantu dari belakang’, hal-hal tersebut mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita padahal itu adalah salah satu bentuk dari perbuatan korupsi, kolusi dan nepotisme(KKN).

Dan pernahkah kita sadari perbuatan-perbuatan tersebut berawal dari hal-hal yang kecil seperti berbohong, entah kepada orangtua, teman atau orang-orang disekeliling kita, kemudian menyogok untuk mendapatkan apa yang diinginkan, memberi uang sebagai tanda terimakasih(uang terimakasih),menyogok untuk mempercepat administrasi dll.
Sungguh memperihatikan bukan Negara ini sudah benar-benar terbudaya oleh hal-hal tersebut. kita tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan anak dan cucu kita kelak jika budaya tersebut masih terjaga hingga masa yang akan datang.

Apabila kita memperhatikan rata-rata kasus korupsi di Indonesia tidak berakhir dengan keputusan yang adil bagi rakyat Indonesia, bahkan bisa jadi kasus tersebut menghilang begitu saja. Ingatkah anda pada kasus-kasus seperti kasus nenek minah, kasus anak kecil yang mencuri sandal jepit, dan juga kasus pencurian semangka. Sungguh ironi, hukum tajam dengan rakyat jelata tapi tumpul dengan orang-orang berkantung tebal. Alih-alih menyelesaikan kasus korupsi tapi justru dia sendiri yang terjerat kasus korupsi (seperti pada kasus lembaga-lembaga peradilan dan pengak hukum yang terjerat kasus korupsi).

lalu apa yang dapat kita lakukan? Bisakah Negara Indonesia terbebas dari budaya korupsi? Tentu bisa. Tidak hanya ketua ataupun lembaga KPK yang memberantas korupsi namun juga dibutuhkan peran rakyat Indonesia untuk memberantas korupsi tersebut. Kembalikan lagi pada kesadaran kita sebagai rakyat Indonesia untuk memerangi KKN. Mulailah kita dari hal-hal yang kecil. Tanamkan perilaku jujur dan anti KKN sedini mungkin.

Dan kemudian apabila saya menjadi ketua KPK saya akan terus memberantas korupsi apapun yang terjadi. Saya harus siap akan hujatan-hujatan, ancaman-ancaman, bahkan resiko-resiko berat yang akan yang akan dihadapi oleh saya dan keluarga saya. Tapi itu semua adalah resiko dan tanggung jawab saya sebagai ketua KPK. Saya menjalankan apa yang telah diamanahkan oleh saya yaitu membuat Indonesia bersih dari KKN. 

Ketika saya menjabat sebagai ketua saya akan membuat tim-tim khusus untuk menyelesaikan kasus korupsi seperti tim penyidik ataupun penyelidik. Dan saya juga harus tegas dan tidak pandang bulu entah itu laki-laki ataupun perempuan. Walaupun dia saudara atau teman saya sendiri semua harus diperlakukan yang sama sesuai dengan hukumannya. Bahkan saya juga tidak akan ragu-ragu untuk menangkap meskipun dia bagian dari tim KPK.

Memberantas korupsi tidak serta merta ketika mendapatkan jabatan ketua saja. Walaupun masa jabatan habis memberantas KKN harus terus dilaksanakan. Walaupun mungkin tidak dapat membantu menyelesaikan kasus korupsi namun dapat membantu menghentikan munculnya generasi-generasi KKN selanjutnya. Semoga seluruh rakyat Indonesia dan pihak-pihak yang terkait dapat membantu pemberantasan KKN di Indonesia. MAJU terus Indonesia!! Wujudkan Indonesia Anti KORUPSI!
Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
Blog blog
AUTHOR
7 November 2012 pukul 18.04 delete

nice post deh :)
first buat blognya bagus deh :) but masih kebanyakan hiasan so this take longer than usual to load :)
kedua , aspirasi nya buat jadi ketua KPK boleh juga :)
dukung deh :)
baca juga ya punya aku . here you are www.muslim-rupawan.blogspot.com :)

so many thanks to read this :)

makasih

Reply
avatar
Harmi Daily
AUTHOR
11 November 2012 pukul 17.47 delete

ok terimaksii untuk saran na,,, :D

Reply
avatar
Blog blog
AUTHOR
12 November 2012 pukul 04.35 delete

yah cuma dibales begitu ?
bukan saran tp cuma komentar aja :)
blognya udah cukup bagus kok tp :)
dan perlu diingat antara isi dan hiasan harus proporsional :)
okeoke :)


twitternya apa ?

Reply
avatar
Harmi Daily
AUTHOR
16 November 2012 pukul 00.13 delete

hehe iyaah makasii ya :D lain waktu aku perbaiki agy,, aku g aktif d twitter ew,,

Reply
avatar